kemudian terdakwa menusuk anak laki-laki tersebut sebanyak sekitar 2 (dua) kali dari arah depan dan karena sudah tidak ada lagi suara. kemudian terdakwa memasukkan pisau ke dalam tas selempang, kemudian terdakwa keluar kamar untuk mencari saksi Widodo; Bahwa korban Sri Roswati sempat berteriak minta tolong sampai tusukan keempat akhimya korban lemas dan terdiam tak bergerak tagi, sedangkan anaknya yang perempuan dan laki-laki baru terdiam setelah tusukan yang kedua; Bahwa terdakwa sengaja menusukkan pisau ke arah badan korisan dengan tujuan hendak membungkam suara korban yattu istri saksi Widodo dan kedua anaknya yang terus menangis agar segera diam dan tidak berteriak karena terdakwa takut orang lain mendengamya dan mengetahui perisuatan terdakwa dan saat itu terdakwa sudah emosi dan khilaf; Bahwa terdakwa tidak tahu apabila korban Sri Roswati sedang hamil; Bahwa terdakwa langsung memasukkan pisau ke dalam tas agar darah para korban yang menempel di pisau tidak berceceran di lantai dan saat terdakwa memasukkan pisau ke dalam tas. tidak terdakwa sarungkan dan sarung pisau tersebut masih ada di dalam tas selempang yang terdakwa bawa; Bahwa walaupun lampu di dalam rumah saksi Widodo padam dan suasana gelap. tetapl ada cahaya sedikit dari iuar dan dari handphone korban ; Bahwa terdakwa saat itu tidak ada merasa kasihan dan terdakwa juga tidak bemiat untuk membantu para korban, malah terdakwa dalam keadaan emosi dan kesal; Bahwa setelah selesai menusuk para kori^an, terdakwa kemudian mencari saksi Widodo di sekitar mmah tetapi tidak ada menemukan saksi Widodo di dalam rumah, tak lama kemudian terdengar ketukan dari arah jendela kamar yang asalnya dari Iuar dan terdengar suara seorang laki-laki "End...End..." dan terdakwa hanya diam saja berusaha untuk menenangkan diri karena mulai merasa takut dan gugup lalu terdakwa memberanikan diri membuka pintu depan ; Bahwa ada beberapa orang laki-laki yang berdiri di depan pintu yang salah satunya langsung bertanya "siapa kamu?" dijawab oleh terdakwa dengan spontan tanpa terdakwa rencanakan teriebih dahulu "saya keponakan Widodo dari Jawa", lalu terdakwa melihat orang yang ada disitu curiga tetapi terdakwa berusaha untuk tenang, lalu ditanya lagi "End mana?" dan dengan spontan terdakwa bilang "itu ada di dalam sedang menyusui anaknya" 45

Select target paragraph3

Connect to a paragraph
Connect to an entity
Disable highlights
Add to table of contents