terdakwa maka salah satu warga masuk kedalam rumah dan berteriak minta
tolong setelah mendengan teriakan minta tolong maka terdakwa diamankan
oleh warga kemudian terdakwa berontak mau naik motor namun tetap di
halang- halangi oleh warga dan dipukuli hingga terdakwa tersungkur kemudian
terdakwa bangun dan lari namun tetap dikejar oleh satpam kemudian terdakwa
merebut sangkur milik satpam dan selanjutnya sangjur tersebut terdakwa
acung-acungkan kearah satpam dan warga yang lain sampai terdakwa berhasil
mendekati sepeda motor yamaha VIXION warna hitam milik terdakwa hingga
akhimya terdakwa berhasil melarikan diri kemudian terdakwa melarikan diri ke
jalan arah wanayasa kemudian keluar tembus ke jalan munjul kemudian
terdakwa pulang kemmah kontrakan hari masih gelap kemudian terdakwa
membersihkan diri dengan mencuci kepala terdakwa dan kemudian ganti baju
dan selanjutnya terdakwa menuju ke mesjid Al-falah Sadang untuk istirahat.
Kemudian sekira pukul 18.30 wib terdakwa bangun dan mau kembali kemmah
untuk mengambil pakaian guna akan melarikan diri ke Kendal akan tetapi
sebelum sampai dirumah kontrakan di Gang A! Falah terdakwa ditangkap oleh
petugas kepolisian untuk diproses lebih lanjut;
Berdasarkan hasil Visum Et Repertum Nomor :R/VeR/08/ll/2015/Dokpol
tanggal 28 Febmari 2015 yang dibuat dan ditandatangani oleh dr. Nurul Aida
Fathya SdF dokter Spesialis Forensik di Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih
Bandung bertempat diruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih
Bandung telah melakukan pemeriksaan bedah jenazah atas nama AMELIA
dengan kesimpulan sebagai berikut:
Pada anak perempuan usia kurang lebih dua belas tahun inl ditemukan enam
buah luka terbuka pada punggung akibat kekerasan tajam, tiga diantaranya
tembus rongga perut, pada pemeriksaan dalam ditemukan darah pada rongga
perut terpotongnya organ-organ dalam antara lain : sekat rongga badan, otot
paha bagian dalam, ginjal kin, kelenjar anak ginjal kiri, pembulu nadi ginjal,
batang nadi bagian perut, kelenjar liur perut dan hati baga belakang, selanjutnya
ditemukan resapan darah yang luas dinding belakang perut, paru tampak
kempis, organ-organ lainya tanpak pucat. Berdasarkan sifat dan gambaran
lukanya, luka diaklbatkan senjata tajam bemiata satu dengan panjang minimal
sebelas koma lima sentimeter;
Sebab kematian pada jenazah ini adalah akibat kekerasan tajam pada bagian
pinggang yang memotong berbagai organ dalam dan menimbulkan pendarahan
Perkiraan waktu kematian antara empat belas Februari tahun dua ribu lima
belas pukul sembllan belas lewat tiga belas menit waktu Indonesia bagian barat.
14
Select target paragraph3
Connect to a paragraph
Connect to an entity
Disable highlights
Add to table of contents