akan apa yang diucapannya dan akan diajak duel atau bertarung, selanjutnya
Terdakwa mengganti baju seragam kerja dengan pakaian blasa, Terdakwa
memakai sweter wama hitam bertullskan HURLEY serta menylapkan sebilah
pisau yang Terdakwa masukan ke dalanfi tas slempang warna hitam kemudian
Terdakwa berangkat menuju ke rumah saksi WIDODO (suami korban) dengan
mengunakan sepeda motor Yamaha VIxon dan setelah sampal dl rumah saksi
Widodo lalu Terdakwa memberhentlkan sepeda motomya di depan Masjid lalu
Terdakwa turun dan berjalan mendekati rumah korban dan sesampainya di
rumah korban Terdakwa kemudian mengetuk pintu dengan mengunakan
ngan dan tidak lama dibukakan pintu oleh korban sdri. SRI ROSWATI
«|mbil bertanya kepada Terdakwa "siapa kamu dan Terdakwa jawab saya
annya pak WIDODO" akan tetapi korban tidak percaya dengan perkataan
^ rdakwa sambil mendorong pintu hingga mengenai kepala Terdakwa sampai
erdakwa tersungkur/jatuh di lantai dan pada saat itu Terdakwa mendengar
korban lari ke dalam kamar sambil berteriak maling mendengar teriakan dari
korban kalau Terdakwa kemudian Terdakwa mematikan saklar skring lampu
yang posisinya berada di luar rumah di samping pintu dengan maksud supaya
tidak terlihat oleh korban atau oleh orang lain dari luar, setelah itu Terdakwa
masuk ke rumah dan mengejar korban sdri. SRI ROSWATI yang masuk ke
dalam kamar setelah Terdakwa masuk ke dalam kamar Terdakwa mengambil
sebilah pisau yang ada di dalam tas yang dibawanya lalu menusukannya ke
tubuh korban dari arah belakang sehingga mengenai di bagian punggung
yang dilakukan berulang kali dengan cara tanggan kiri Terdakwa memegang
badan korban dengan posisi telungkup dan tangan kanan menusuk pisau
yang dipegangnya dan setelah melihat korban sdri. SRI ROSWATI tersungkur
bersimbah darah dan pada saat itu kedua anak korban memukul badan
Terdakwa dari arah belakang, hingga Terdakwa tambah emosi dan pada saat
itu juga Terdakwa putar badan dan Terdakwa melihat korban Amelia Agustin
dalam posisi ketakutan lalu Terdakwa kembali menusukan pisau yang ada
pada saat itu masih dipegangnya sebanyak lebih dari satu kali hingga
bersimbah darah. kemudian Terdakwa melihat korban Alfian berteriak
menangis berdiri di tembok lalu Terdakwa tusuk dengan mengunakan alat
yang sama dari arah depan dan mengenai bagian dadanya dan jatuh ke lantai
tidak berdaya setelah Terdakwa melihat ketiga korban tersungkur lalu
Terdakwa keluar dari pintu semula dan melihat di luar sudah banyak orang
berdiri di depan pintu pagar dari salah seorang menanyakan kepada
Terdakwa "siapa kamu" dan dijawab Terdakwa "saya ponakan sdr. WIDODO
r
Hal. 3 dari 23 hal. Put. No. 32 K/PID/2016
Select target paragraph3
Connect to a paragraph
Connect to an entity
Disable highlights
Add to table of contents