.• " Di dalam sebuah mobil ada Presiden dan seorang Menteri, sipelaku hendak membunuh Menteri dengan granat. Bila granat meledak dan ternyata yang mati bukan Menteri yang dimaksud tetapi juga Presiden. maka sipelaku dipandang telah sengaja membunuh Presiden. Dengan kata lain ia sipelaku telah menghendaki dan mengetahui Presiden terbunuh pula , Dalam mempertlmbangkan masalah niat atau maksud dalam perkara ini, Judex Facti telah mencoba mengetengahkan contoh kasus secara teoritis sebagai dasar dalam menguatkan argumentasi hukum dari pertimbangannya. Namun apabila dianalisa atau ditelaah secara cermat contoh teoritis kasus yang diketengahkan oleh Judex Facti Pengadilan Negerl Jakarta Barat tersebut sebagai analogi, dapat di lihat perbedaan yang bertolak belakang dengan perkara ini; Contoh kasus teoritis yang diketengahkan Judex Facti tersebut pada dasarnya perbuatannya telah didasari niat atau maksud melakukan perbuatan jahat, yaitu niat atau maksud untuk membunuh Menteri yang pada tahap realisasinya atau pelaksanaannya Presiden ikut /-••V e/ f \/ 5- terbunuh. Artinya, meskipun pelaku tidak bermaksud membunuh Presiden, akan tetapi^ karena pada kenyataanya Presiden terbunuh, maka pelaku dinilai dan dianggap berniat atau bermaksud membunuh Presiden; 40. Bahwa hal yang bertolak belakang dengan fakta dalam perkara ini adalah menyangkut niat atau maksud pelaku yang didakwa, yaitu Christian. Dasardari niat Terdakwa Christian dari awal tidak hendak melakukan kejahatan, akan tetapi adalah melakukan usaha atau bisnis legal, yaitu memasarkan/menjualkan tepung terigu di Indonesia yang ditawarkan Stephen. Jika pada faktanya terdapat ekstasi di dalam kontainer yang mengangkut tepung terigu tersebut yang benar-benar tidak diketahui oleh Christian keberadaannya di dalam kontainer, maka analogi dari contoh teoritis kasus yang diketengahkan Judex Facti tersebut juga tidak dapat dijadikan sebagai dasar hukum untuk menyimpulkan Pemohon Kasasi/Christian mempunyai niat atau maksud mengimport ekstasi. Karena kondisinya berbeda. Pada contoh kasus teoritis tersebut dari sejak awal sipelaku memang benar-benar sudah mempunyai niat Hal.44 dari 54 hal. Put. No. 735 K/PID.SUS/2009

Select target paragraph3

Connect to a paragraph
Connect to an entity
Disable highlights
Add to table of contents