saksi Widodo dan terdakwa juga sebelumnya pemah ditantang oleh saksi
Wkiodo dengan mengatakan "kalau gak terima teguran saya, ayo kita duel
di luar" maksudnya duel di luar kantor tapi bukan duel di rumahnya,
sedangkan terdakwa tidak pernah menantang baiik saksi Widodo untuk duel
Bahwa plat nomor sepeda motor saat kejadian tidak terdakwa pasang
karena terdakwa lupa memasangnya karena setiap kali terdakwa mencuct
sepeda motor, plat selalu terdakwa buka, dan saat itu plat nomor bagian
depan motor terdakwa rusak dan tidak ada waktu terdakwa untuk
membetulkannya, plat nomor motor terdakwa adalah H 4682 AH, dan motor
tersebut adalah milik terdakwa yang sudah lunas pembayarannya ;
Bahwa biasanya plat nomor selalu terdakwa pasang tetapi malam itu
terdakwa lupa dan terdakwa juga tidak memperhatikan plat nomor apakah
malam itu telah terdakwa pasang atau belum ;
Bahwa terdakwa pemah bercerita kepada saksi Agung tentang kekesalan
terdakwa terhadap saksi Widodo dan disarankan "biarkan saja" dan saksi
Agung juga pemah mengeluh tentang kepemimpinan saksi Widodo yang
terlalu santai dan tidak mengejar target;
Bahwa terdakwa ditegur dan dimarahi masalah mendorong rak yang terlalu
kencang dan membawa botol air minum ke lokasi areal kerja sudah lebih
dari 5 (lima) kali tetapi tetap terdakwa lakukan karena teman dan karyawan
lainnya juga sering membawa botol air minum ke area kerja, tetapi tidak
ditegur;
Bahwa saksi Widodo menegur terdakwa sejak setahun belakangan ini dan
awalnya saksi Widodo menegur terdakwa yang terlalu lama apabila selesai
beristirahat pada saat bekerja ;
Bahwa terdakwa tidak ada masalah dengan rekan kerja yang lain, hanya
dengan saksi Widodo saja ;
Bahwa pisau milik satpam terdakwa bawa sampai ke tempat kost terdakwa
dan seluruh barang bukti yang saat kejadian terdakwa pakai yaitu baju,
sweeter, tas dan pisau terdakwa taruh di tempat kost terdakwa ;
Bahwa terdakwa akhimya menusuk atau menikam saksi Roswati dan anak-
anaknya karena merasa kesal dan sakit hati atas teguran yang diucapkan
oleh saksi Widodo, terutama yang menyebut terdakwa dengan kata-kata
"asu (anjing)" yang sore itu diucapkan oleh saksi Widodo ;
Bahwa sebelumnya saksi Widodo tidak pemah mengatakan "asu (anjing)
kepada terdakwa, hanya pas sore itu saja dan terdakwa juga memendam
perasaan kesal karena jadwal lembur yang dipolitisir oleh saksi Widodo,
48
選擇目標文字3
連接到段落
連接到實體
取消高亮顯示
新增到目錄